AnekaBunga.com - Pesan Bunga Online!



Seluruh Website:

Berdasarkan Nama Gitaris:

Sponsorship
Dapatkan Majalah Gitar Plus di toko buku terdekat Anda!



Pasang Iklan Anda Di Sini! Hanya Rp.399.000/bulan

Delta Musik

The one and only place for Serious Musicians!

PERHATIAN:
Dukung musisi lokal dengan membeli rekaman asli mereka!

Hentikan pembelian kaset/CD bajakan!


Sponsored by TechScape.co.id
Techscape Communications (Hosting)

Dapatkan Kaos dan sticker asli Gitaris.com melalui pengedar resmi merchandise Gitaris.com, KLIK gambar dibawah ini :
Pedal Distorsi/Overdrive Favorit Anda?
Tonebone Hot British
Damage Control Demonizer
Boss DS-1
Line 6 Uber Metal
Tonebone Classic
Ibanez TS808
Ibanez TS9
MXR Dime
DOD YJM
Marshall Jackhammer
Sansamp GT2
Seymour Duncan SFX03
 

Hasil Voting Sebelumnya
privacy statement

DEWA BUDJANA

"Salah satu gitaris jazz yang melodius"


Click for larger version Nama: I Dewa Gede Budjana
Tempat/Tgl Lahir: Waikabubak (Sumba Barat), 30 Agustus 1963
Gaya Permainan: Jazz, Pop
Grup Band Sebelumnya: Spirit, Java Jazz
Grup Band Sekarang: Gigi
Pengaruh musikal: John Mc Laughlin, Pat Metheney, Allan Holdsworth, Chic Korea, dll
Gitar Yang Digunakan: Parker Fly Delux, Klein, Gibson SG
Amply: Line 6 Ax2 212, Mesa Boogie Rectifier, Calvin Legacy

Dewa Gede Budjana yang dilahirkan di Waikabubak, Sumba Barat, 30 Agustus 1963 ini, mulai melirik instrumen gitar saat masih duduk di bangku SD lewat seorang kuli bangunan asal Jawa yang mengontrak di depan rumahnya, di Bali. Sejak itu, putra almarhum IDN Astawa ini sangat terobsesi untuk menguasai permainan gitar. Hingga suatu saat, ia nekat mencuri uang neneknya untuk membeli sebuah gitar. Setelah itu, tak satu pun hari terlewat tanpa menjajal gitar dan melatih jari, mempraktekkan kunci-kunci nada. Pada 1976, saat mulai menetap di Surabaya, Budjana mulai kerap menyaksikan berbagai event musik hingga ia pun banyak kenal dengan musisi lokal. Karena merasa permainannya masih sangat terbatas, Budjana lantas mendalami gitar klasik.

Pada masa sekolah, pas kelas 1 SMP (1976) di Surabaya, pergaulan I Dewa Gde Bujana di dunia musik mulai liat. Lebih intens. Gitar listrik, Aria Pro II juga sudah dimilikinya pada 1981. Tiada hari tanpa musik. Ia pun bermain antara lain bersama Arie Ayunir, sekarang drummer POTRET. Dari acara-acara sekolah, mereka melangkah ke pentas nasional. Iseng-iseng berhadiah, tapi siap sedia! Ya siap, soalnya gitarnya saja sudah bikin sendiri. Musiknya dikroyok rame-rame, menjadi lebih idealis. Hasilnya? Ajang Light Music Contest 1984, babak final di Teater Terbuka-TIM, Jakarta. Pergelaran tahun kedua ini punya peserta kuat-kuat. Bagus dan hebat, karena ajang buatan Yamaha Music ini gengsinya tinggi, terutama di mata anak-anak band! Contohnya, EMS Bandung, asuhan susah payah Elfa Secioria. Gold Fingers yang klasikal dari Jakarta dengan kakak-beradik Mahesh dan Suresh Hotwani. Budjana ikut tampil, dengan bendera Squirrel Band-Surabaya yang dibentuk tahun 1980. Gitar dimodifikasi dengan design kreasi sendiri, fretless-guitar berbentuk bintang, bermusik eksperimental. Unik dan ajaib, buat sebagian penonton malam itu. Eh, Squirrel menang! Juara pertama lho.

Perlahan, kiblat musik Budjana pun mulai berubah. Ia tak lagi cuma mendengarkan musik pop dan rock, setelah mendengarkan permainan gitar John Mc Laughlin (Mahavishnu Orchestra). Bisa dibilang, musisi inilah yang mengubah visi bermusik Budjana, di samping Chic Korea, Yes, Gentle Giant, Kansas, Tangerine Dream, American Garage, Bright Size Life, Pat Metheny hingga Allan Holdsworth.

Pada 1984, Budjana membentuk band jazz Squirrell di sekolahnya, SMA II Surabaya. Dan setelah mereguk banyak pengalaman, ia pun hijrah ke Jakarta setahun kemudian. Di Jakarta, nasib mempertemukannya dengan dedengkot jazz Tanah Air, mendiang Jack Lesmana, ayah musisi Indra Lesmana. Lewat Jack, Budjana banyak menimba filosofi permainan musik jazz. Dari situ, bintangnya mulai bersinar. Budjana makin dikenal. Setamat studi di SMAN 2 Surabaya, Budjana hijrah ke Jakarta. Nekad. Asli! Ya berani mati deh, pengen bermusik saja lebih serius dan intensif. Mulai 1985, iapun memulai pengembaraannya di Jakarta.

Adalah Indra Lesmanalah yang kemudian mengajak Budjana masuk dunia rekaman sebagai session player. Beberapa tahun kemudian, Budjana bergabung dengan Spirit Band yang antara lain diperkuat Baron, mantan gitaris Gigi. Bersama Spirit, dia menghasilkan dua album, yaitu Spirit ('93) dan Mentari (1998). Setelah cabut dari Spirit pada 1993, bakat pengagum tokoh Mahatma Gandhi ini makin sering dimanfaatkan oleh berbagai kelompok musik, antara lain Jimmy Manopo Band, Erwin Gutawa, Elfa's Big Band hingga Twilite Orchestra. Tahun itu juga, Budjana juga bergabung dengan Java Jazz yang antara lain diperkuat Indra Lesmana dan menghasilkan album Bulan di Atas Asia. Pada tahun yang sama, Budjana mengikuti perhelatan akbar musisi jazz dunia, "North Sea Jazz Festival" di Den Haag, Belanda.

Pada 1994, Budjana membentuk grup Gigi bersama Baron (gitar), Thomas (bas), Armand (vokal) dan Ronald (dram). Album- album yang dihasilkan bersama grup ini adalah Angan (1994), Dunia (1995), 3/4 (1996), 2x2 (1997), Kilas Balik (1998), dan Baik (1999), Semua Umur, dan sebuah album religius Raihlah Kemenangan

Namun di sela kesibukannya bersama Gigi, Budjana juga menekuni proyek solonya dengan menelurkan album Nusa Damai pada awal 1997. Kemudian dilanjutkan juga dengan Gitarku (2000), dan Samsara (2003).

Kontributor: Doan Siscus (marvin_tears@yahoo.com)

Editor: Diaz (neoclassicer@yahoo.com)
 
 

Sample Permainan Dalam Bentuk MP3 (Hanya 1 menit):

  1. Andai (dari salah satu album Gigi
Untuk memainkan file .mp3 di atas, gunakan software "Winamp Media Player" yang terdapat pada OS Windows Anda.

Koneksi Anda pelan atau sering terputus? Gunakan software "Flash Get"

CD & kaset Dewa Budjana dapat dibeli secara online di:
  1. Disc Tarra.com
  2. Duta Suara Musik.com
Forum Dewa Budjana:
http://gitaris.com/showthread.php?t=3015

Gitaris Lainnya:  


 Review buku Dewa Budjana, Gitarku: hidupku, kekasihku... Click HERE.

 Scan artikel gathering anggota Gitaris.com Regional Yogyakarta di harian Kompas... Click HERE.

 Tips menjadi gitaris yang bisa survive di industri musik... Click HERE.

 Jam Kontes Gitaris.com sedang dalam tahap penjurian... Click HERE.

 Review penampilan Bernard B2n di Singapura... Click HERE.

 Interview eksklusif Diaz dengan Barry Likumahuwa, salah satu artis dalam Bass Heroes... Click HERE.

Compuworld



Nuansa Musik

Pasang Iklan Anda Di Sini! Hanya Rp.399.000/bulan

Aneka Bunga - Pesan Bunga Online!

Bluesy Studio


 Gitaris.Com di Media Massa... Click HERE.

 Panduan mendownload file video dari Youtube.com... Click HERE

 Interview dengan Eet dan Prisa menjelang show Edane di PRJ... Click HERE.

 Artikel Instruction Elektronik, Lebih jauh dengan elektronik pada gitar electric, beserta instruksi instalasi sederhana... Click HERE.

 Pembahasan karakter efek, seperti compressor, wah, EQ, dsb.. Click HERE.


Mailing List
Forum Gitaris.com
Demo Anggota
Gitaris.com on media
Jerry C
Jemmy Amadeo
Mido Amadeo
Barry Likumahuwa
Shawn Lane
Scott Henderson
Kiki Noval
Irfan Aulia
Mick Thompson
Pat Metheny
Jopie Item
Endah Widiastuti
Tashea Delaney
Adnil
Michael Thompson
Reb Beach
Andy Owen
Warren Demartini
Pete Lesperance
Bernard B2n
Profil Anggota Gitaris.com
Setup Gitar
Jasa Servis Gitar
List Rental Studio
List Toko Gitar
 
user name
@gitaris.net
password
Lost Password?
New user? Sign Up!
 

INFO - MULTIMEDIA - COMMUNITY - GEAR - INSTRUCTION - EXTRA

Hak Cipta © 2001-2005 Gitaris.com. Dikelola oleh webmaster resmi Marty Friedman, sukarelawan Gitaris.com dan didukung sepenuhnya oleh Eet Sjahranie. Tampilan terbaik pada resolusi 1024 x 768.